Minggu, 05 Desember 2010

Hari AIDS sedunia:Pencanangan GMIM Peduli HIV dan AIDS,RTL GMIST,Pelatihan GPID



Keterangan gambar:1. Bersama GPID; 2. Bersama GMIST;3.Pdt.P.Tampi selaku Ketua Sinode GMIM mencanangkan GMIM Peduli AIDS dengan memukul palu sebanyak 23 kali.


Tanggal 1 Desember 2010 adalah HARI AIDS Sedunia.Dengan tema:Universal Access and Human Rights, EAA memberi tema LIVE the PROMISE. Pada moment penting ini Gereja Masehi Injili di Minahasa mencanangkan GMIM peduli HIV dan AIDS.Acara ini dihadiri oleh sekitar 200 orang terdiri dari para pegurus wilayah serta beberapa kelompok Peduli AIDS, KPA Prop SULUT,BNP,dan wakil Gub.Prop SULUT. Secara trintegrasi GMIM bersama berbagai elemen masyarakat Peduli AIDS akan memulai kegiatan secara intensif karena jumlah penduduk yang sudah hidup dengan HIV dan AIDS per Oktober 2010 =716 dan yg IDU=88.Acara ini dihadiri oleh Ketua Sinode GMIM Pdt.P.Tampi,MSi. Dan Ibadah dipimpin oleh SEKUM GMIM Pdt.Artur Rumengan.
Pada hari yang sama Gereja Masehi Injili di Sangir Talaud (GMIST), mengadakan Lokalatih RTL tingkat jemaat lokal program penanggulangan HIV dan AIDS bekerja sama dengan Pusat Latihan YZRA Wenas di Tomohon.
Sementara pada tanggal 3-4 Desember 2010 Gereja Protestan Indonesia Donggala (GPID) mengadakan Pelatihan Dasar pengembangan peogram berbasis jemaat di Palu. Semoga Tuhan menyertai upaya gereja gereja ini. Amin

Kamis, 18 November 2010

Lokakarya/Bengkel:Penanggulanga HIV& AIDS berbasis jemaat





Ket.Gambar: 1.Teman teman dari BCCM dan PCS-Malaysia,ditemani Alexander
2.Agnella Chingwaro-Facilitator dari UEM/GKI Tanah Papua (Mitra m21)
3.Ramai ramai....seluruh peserta dan fasilitator


Dari tanggal 7 -10 November 2010, telah diadakan Lokakarya Penanggulangan HIV dan AIDS berbasis jemaat yang diikuti oleh gereja gereja pada kluster 1. Kegiatan ini dilakukan secara partisipatif:
1. Pengenalan pelayanan terintegrasi HIV dan AIDS melalui perkunjungan ke PUSKESMAS Jungpandang, yang memiliki klinik terpadu penanganan HIV dan AIDS di Sulawesi Selatan:VCT,CST,Peer Support-KDS,Penanganan Harm reduction and Methadon subtitusi
2. Memahami Pelayanan gereja terinegrasi penanggulangan HIV dan AIDS;Kontributor dari GKPB oleh dr. Debora Murthy
3. Memahami pergumulan Kelompok Dukungan Sebaya: Presentasi dari Ujungpandang -Plus sekaligus berkenalan dengan populasi kunci
4. Menyusun program dalam 3 kategori:
a. HIV dan AIDS serta penanggulangannya dengan berbasis Jemaat Umum : KIE,Khotbah
Tematis,PA, Liturgi, Kurikulum Katekisasi,Pastoral Konseling, Promosi keadilan
jender

b.HIV dan AIDS serta penanggulangan berbasis kelompok kategorial : Anak dan
Remaja, Pemuda,Perempuan,lakilaki/Kaumbapak dan ODHA & OHIDA

c. HIV dan AIDS serta, Penanggulanganya berbasis klinik dan Rumah Sakit Gereja:
Filosofi pelayanan holistik,Sistem pelayanan, SOP UP,VCT dan CST, dan shelter

Fasilitator pendamping : Pdt.Emmy Sahertian,Agnella Chingwaro,dan Freddy Pinontoan

Output: Peserta mendapat 3 bentuk program berbasis jemaat di mana mereka bisa memilih yang sesuai dengan kemampuan dan dapat mencontohnya baik menyusun langkah strategik hingga bagaiman membuat dalam bentuk proposal.

Catatan:
*Sebagian pelaksana program belum paham tentang informasi dasar HIV dan AIDS, oleh karena itu setiap peserta diberikan disc e-learning tentang informasi dassar HIF dan AIDS, juga dilengkapi dengan informasi dasar HIV dan AIDS serta kesehatan Reproduksi yang diberikan secara partisipatif oleh dt. Emmy sahertian dan Agnella Chingwaro.
*Belum terjadi transfer of knowledge dari para pimpinan gereja yang mengikuti beberapa workshop HIV dan AIDS kepada para pelaksana program, sehingga ada usul untuk diadakan pertemuan 1 kali lagi gereja gereja kluster 1 sekaligus merupakan ajang monitoring dan evaluasi atas kemajuan gerakan mereka.

Jumat, 22 Oktober 2010

Bersama Gereja Protestan Indonesia Luwu




 
Photo: Membuat "Body Mapping" dalam konteks "Tubuh sebagai rumah Roh Kudus"...seruuu.

Dari tanggal 14-17 Oktober berada bersama GPIL di Palopo terutama dalam rangka mengikuti Kongres Pemuda GPIL. Salah satu isu yang diangkat untuk menjadi agenda adalah HIV dan AIDS dan kesehatan Reproduksi.

Melalui kesempatan ini kami berdiskusi dengan pimpinan sinode GPIL, KPA Kota Madya Palopo dan bersama Kelompok Dukungan Sebaya di mana sudah ada beberapa perempuan dan laki laki yg hidup dengan HIV. Kota Palopo tertinggi kedua setelah Makasar di Sulawesi Selatan.

Jumat, 03 September 2010

Penanganan Terintegrasi HIV dan AIDS oleh GMIM



Tanggal 1 September 2009, telah diadakan pertemuan terbatas antar komponen pelayanan HIV dan AIDS bersama Sinode GMIM, di Aula Kantor Sinode GMIM, Tomohon. Hadir dalam pertemuan ini adalah beberapa komponen pelayanan selain Tim Kerja Sinode GMIM untuk HIV dan AIDS, Trafficking, Narkoba dan KDRT, juga hadir komponen pelayanan Menara Doa yang sehari hari melakukan pendampingan ODHA dan korban Trafficking, VCT RS Bthesda Tomohon, SAG SULUTTENG, Kelompok Kerja Wanita,Kelompok Kerja PEMUDA GMIM, DINKES Kota Tomohon, KPA Propinsi Sulawesi Utara, juga hadir Ketua Sinode GMIM dan SEKUM.
Pertemuan ini menghasilkan beberapa hal:

1. Melakukan pertemuan berikut untuk menyusun sistem kerja dan rujukan bersama dalam penanggulangan HIV dan AIDS serta masalah terkait, juga dalam hal capacity building.
2. Tim Kerja akan menyusun pemetaan jemaat dan Strategik Planning untuk 2011-2014
3. Membicarakan tentang Capacity Building dengan proyeksi pada bagaimana menjadikan penanganan terintegrasi di GMIM dan kerja sama dengan pemerintah agar dijadikan tempat pembelajaran bagi gereja gereja di Indonesia Tengah dan Timur.
4. Bagaimana mengelola berbagai tantangan dan kendala yang timbul

Dalam strategi pengembangan program gereja gereja mitra EMS dan M21 maka sudah saatnya GMIM dipersiapkan sebagai "Role Model" penanganan terintegrasi berbasis gereja sebagaimana Gereja Kristen Pasundan sedang mulai merintis. Semoga rencana mulia dapat dilaksanankan.

Sabtu, 14 Agustus 2010

Exchange Learning program GMIST ke GKP



Dari Tanggal 12-16 Agustus Team Gereja Masehi Injili Sangir Talaud (GMIST) untuk Penanggulangan HIV dan AIDS berada di Bandung dan Jakarta untuk mengadakan pembelajaran bersama team Gerja Kristen Pasundan. Saling bertukar pengalaman dan saling belajar tentang komponen program yang sesuai konteks masyarakat adalah sangat penting. Moga moga GMIST mulai mendapat gambaran bagaimana menangani pelayanan secara komprehensif. Kedatangan GMIST juga dapat mendorong GKP untuk menyadari bahwa mereka mampu menjadi contoh tempat pembelajaran bagi gereja gereja lain dalam lingkup PGI.Dalam kesempatan ini mereka mengunjungi Kantor Koordinator Wilayah M21 untuk Indonesia dan Malaysia bertemu dengan Pdt. Welman Boba dan Maria Saselah, pada akhir kunjungan mereka mengunjungi kantor Adviser Program Penanggulangan HIV dan AIDS M21 dan EMS untuk gereja dan lembaga mitra di Indonesia dan Malaysia, Pdt.Emmy Sahertian di temani oleh Signatius Ruung yang selama ini membantu tugas tugas adviser untuk capacity building.

Selasa, 03 Agustus 2010

LEADERSHIP TRAINING: Kel.Wanita BCCM,PCS,GKE dan GKPI




Dari tanggal 7-11 Juni, diadakan Leadership Training bagi kelompok Wanita dari BCCM,PCS,GKPI dan GKE. Dalam training ini diintegrasikan pemahaman tentang persoalan pendampingan Kekerasan Terhadp Perempuan dan HIV dan AIDS. Dasar pemahaman tentang HAM dan juga informasi dasar tentang Perempuan dan HIV dan AIDS, membuat workshop ini agak unik.Yang menarik adalah perkunjungan ke Pusat Pendampingan kekerasan terhadap perempuan SAWO Malaysia di mana sudah bergerak sejak tahun 1985. Juga mengundang penceramah dari Komisi HAM Malaysia, SUHAKAM.

Rabu, 16 Juni 2010

Workshop dan Participatory Risk Assassement HIV dan AIDS di Murok bersama kelompok Wanita Paroki Murok dan sekitarnya, Sabah-Malaysia